Cara Merawat Burung Cendet

BURUNG CENDET – Merupakan salah satu burung yang kerap menjadi incaran para kicaumania. Cendet atau dalam nama lain disebut pentet atau toet, merupakan jenis burung sawah yang biasa menjadi hama bagi petani. Namun di kalangan kicaumania burung cendet menjadi spesial karena suaranya yang khas dan dapat mudah untuk dilatih. Keahlian burung ini untuk menirukan suara burung lainnya menjadi ciri khas tersendiri yang membuat para kicaumania sangat menyukai burung cendet.

Cara Merawat Burung Cendet

Meskipun termasuk burung hama bagi sebagian orang, ternyata burung cendet memiliki harga jual yang cukup lumayan. Harga burung cendet dipasaran di biasanya dijual mulai Rp 60.000 – Rp 100.000, namun berbeda harganya jika cendet berhasil memenangkan kontes burung kicauan atau minimal telah gacor, harganya bisa menjadi Rp 500.000 hingga jutaan rupiah untuk setiap ekornya. Inilah mengapa para kicaumania mulai berlomba untuk memelihara dan merawat burung cendet agar cepat gacor dan bisa menang lomba burung kicauan.

Nah, jika Anda tertarik untuk merawat burung cendet agar gacor, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan berikut ini:

  1. Untuk mendapatkan cendet gacor tentunya harus diawali dengan memilih jenis kelamin burung cendet tersebut. Perlu Anda ketahui bahwa burung cendet gacor hanya bisa dihasilkan oleh cendet jantan saja, maka dari itu pastikan Anda memilih bakalan burung cendet yang berjenis kelamin jantan. Atau Anda bisa pelajari terlebih dahulu tentang perbedaan cendet jantan dan betina.
  2. Lakukan perawatan harian dengan cara memantikan cendet pada pagi hari dengan menggunakan sprayer. Baiknya proses mandi pagi dilakukan mulai jam 7 s/d 9 pagi.
  3. Lakukan penjemuran maksimal 1 jam setiap habis mandi. Penjemuran tidak langsung dibawah sinar matahari melainkan diangin-anginkan di bawah pepohonan.
  4. Saat penjemuran, berikan cendet makan voer dengan kualitas yang bagus agar kebutuhan vitamin dan mineralnya tercukupi, sehingga stamina burung tetap terjaga. Dan jangan lupa untuk memberikan pakan alaminya berupa buah-buah seperti pisang kepok, pepaya, jagung muda dan sebagainya.
  5. Berikan pula extra fooding (EF) berupa jangkrik dengan porsi 5-7 ekor setiap paginya. Dan pada siang harinya, berikan lagi 4-5 ekor jangkrik hidup. Boleh juga ef ditambahkan dengan ulat hongkong 1 sendok makan agar kebutuhan proteinnya terpenuhi.
  6. Lakukan pemasteran burung cendet dengan suara-suara burung lainnya. Anda bisa memberikan suara dari jenis burung lain secara langsung atau menggunakan audi mp3 suara burung. Tujuan memaster burung cendet adalah agar burung cendet memiliki banyak variasi suara sehingga bisa dijadikan masteran untuk burung lain, atau sebagai gacoan saat burung cendet sudah gacor dan tampil di kontes burung.
  7. Dan yang terakhir, buatlah suasana lingkungan yang nyaman, terhindar dari kebisingan sehingga burung tidak mudah stress. Cendet yang stress akan berakibat burung pada suaranya, bahkan cendet bisa tidak mau bunyi lagi. Jika hal tersebut tidak ingin terjadi pada cendet Anda, maka buatlah kondisi senyaman mungkin untuk gacoan Anda.

Demikian cara merawat burung cendet yang benar, semoga dengan perlakukan dan pola perawatan harian burung cendet yang benar akan membuatu burung cendet Anda cepat gacor dan bisa bersaing di ajang lomba burung kicauan.

Cara Merawat Burung Cendet | kidzoners | 4.5