Cara Ternak Kacer yang Baik dan Benar


Siapa yang tidak tau dengan burung yang satu ini kususnya untuk pengemar kicau mania tentu sudah tidak asing lagi.

Burung kacer banyak dicari oleh pengemar kicau mania kususnya para kacer mania dengan daya kicauanya yang sangat kas dan merdu selain itu burung kacer tipikal burung faigter/petarung dengan gaya bertarungnya yang sangat menawan menjadikan banyak pengemar kicau terkagum-kagum olehnya tak disitu saja burung satu ini juga cukup pintar dalam menirukan jenis-jenis suara burung lainya.

Burung kacer sangat banyak dijumpai disetiap latber,kontes,lomba bahkan even-even besar lainya maka tidak heran jika banyak yang ingin membudidayakanya.Nah dipostingan kali ini saya ingin berbagi tips cara berternak burung kacer yang benar.

Pembuatan kandang ternak/pembibitan

Ok pertama-tama
Yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kandang ternak kacer adalah ukuran panjang 90 cm lebar 90 cm dan tinggi 180 cm, ukuran 90x90x180 setiap ukuran kandang memiliki standar selebar 90 cm.

untuk selungkup ini dari kayu balo, mengingat sifat penggunaan kayu ini adalah kayu keras, insyaAllah tahan terhadap serangan rayap dan serta cuaca. harga relatif lebih murah daripada jati.

persyaratan yang harus dalam kandang ternak burung kacer sebagai berikut>

Tempat mandi burung, Tempat makan dan minum,Pangkringan,sarang Glodok dan Tulang sotong.
Dalam berternak burung kacer,Pilihlah indukan yang berkualitas memiliki pengaruh pada kualitas kacer anakannya kelak, oleh karena itu, sebaiknya dipilih indukan kacer yang memiliki segi kualitas yang kurang lebih kira-kira sebagai berikut>

Pemilihan indukan>

Jantan
Usahakan jantan sudah berpretasi dan Tidak cacat fisik Membentuk tubuh besar dan panjang,Bergerak lincah, energik, mata tajam dan sudah masuk umur untuk kawin (di umur minmal 1 tahun setengah keatas)Rajin berkicau/gacor.
Yang jantan minimal berumur 1 setengah tahun.
Betina
Untuk betina bisa umur 1 tahun usahakan menemukan yang jinak, biasanya betina bertelur juga berusia dari 1 tahunan/lebih.

Masa penjodohan>

Jantan
MeMasukkan calon jantan ke dalam kandang ternak, pejantan masukan beserta kurungnya dan tempel koran.
Betina
Lalu betina masukan kekandang ternak pembibitan dan diamati sampai kedua calon pasangan tampak cocok, di hal ini jantan akan berkicau terus menerus dan ditanggapi oleh betina dengan ngleper-ngleper pada tenggeran/tangkrianga. jika ada tanda-tanda seperti ini indukan bisa dipastikan berjodoh lalu jantan bisa disatukan dengan betina sambil diawasi.
Selam beberapa waktu jika indukan benar-benar sudah jodoh mereka akan melakukan perkawinan dan akan memasuki masa bertelur.



Masa pembuatan sarang>
Ketika indukan sudah terlihat unjal/mencari ranting-ranting kering untuk dibuat sarang maka siapkanlah ranting yang benar-benar kering dan lembut minimal jangan terlalu kasar.

Masa bertelur>
Setelah beberapa waktu biasanya betina akan bertelur 2-3 butir telur, jangan lupa untuk selalu memberikan tulang sotong selama proses kawin karena tulang sotong sangat membantu dalam proses pembentukan cangkang agar kuat,berisi dan tidak kopong.

masa inkubasi>
pada masa bertelur biasanya berkisar selama 14 hari dari telur pertama keluar. Waktu penetasan Setelah menetaskan telur burung kacer selama 14 hari, telur akan menetas.

Perhatian >
untuk mengetahui apakah telur telah menetas atau tidak harus dengan melihat kondisi sekitar,kandang apakah ada sisa kulit telur yang dibuang atau tidak, yang terbaik adalah berjaga-jaga seandainya setelah 14 hari usia inkubasi.jika ada cangkang disekitar sarang yang dibuang segera tambah/berikan tulang sotong+kroto+jangkrik.

Saat iduk'an makan berlebih, cukup berikan makanan hidup (jangkrik, belalang, ulat hongkong. Kroto) setiap pagi, makan siang pukul 10 dan pukul 2 jdan sore hari. sampai anak keluar dari glodok dan mau makan sendiri .biasanya anakan kacer umur 3 minggu sudah bisa keluar glodok, anak umur 4 minggu belajar mematuk,
jangkrik yang disediakan oleh induknya, sedangkan untuk bisa makan sendiri umurnya 5 minggu.

mensapih >
Indukan mensapih anak ketika anak harus makan sendiri atau ketika peternak sudah mulai mematuk,anak ketika anak mendekati, tanda bahwa indukan mau bertelur lagi .setelah ini, anak disapih segera di sel isolasi.

Untuk membiasakan anak makan voer, setiap pagi dan sore diberi voer dicampur dengan kroto dicampur dan aduk sampai rata . Untuk perawatan burung kacer sangat mudah untuk dibiasakan makan dengan voer.

Semongga bermanfaat!!

Cara Ternak Kacer yang Baik dan Benar Cara Ternak Kacer yang Baik dan Benar Reviewed by Gondrex Jio on 23:09 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.